Mengikuti lelang properti bisa jadi peluang emas buat mendapatkan rumah, tanah, atau apartemen dengan harga lebih murah dari pasaran. Tapi jangan salah, banyak peserta yang akhirnya justru rugi banyak karena melakukan kesalahan dalam mengikuti lelang. Mulai dari kurang riset sampai salah perhitungan biaya, semua blunder seperti ini bisa membuat pengalaman lelang yang seharusnya bikin untung malah buntung.
Supaya kamu lebih siap, ayo kita bahas 5 kesalahan umum dalam mengikuti lelang dan bagaimana cara menghindarinya di bawah ini!

Banyak peserta lelang hanya melihat harga limit yang lebih murah tanpa mengecek kondisi properti. Padahal, properti hasil lelang seringkali masih ditempati atau memiliki masalah hukum. Kalau kamu tidak melakukan survei langsung atau setidaknya membaca dokumen resmi, risiko kerugian jadi lebih besar.
Tips mengikuti lelang: pastikan kamu cek lokasi, legalitas sertifikat, hingga status penghuni sebelum ikut menawar.
Setiap lelang punya aturan yang berbeda, tergantung apakah dilakukan lewat KPKNL atau balai lelang swasta. Kesalahan umum yang sering terjadi antara lain adalah tidak membaca syarat lengkap; misalnya soal uang jaminan, batas waktu pembayaran, atau prosedur penyerahan aset. Akibatnya, banyak peserta yang sudah menang tapi gagal melunasi pembayaran secara tepat waktu.
Tips mengikuti lelang: baca dengan detail prosedur yang ada di situs resmi (misalnya lelang.go.id) dan siapkan semua dokumen sejak awal.

Euforia lelang sering membuat peserta kalap. Mereka terus menaikkan penawaran tanpa menghitung kemampuan finansial. Akhirnya, harga properti yang didapat malah tidak jauh berbeda dengan harga pasar, atau bahkan bisa jadi lebih mahal.
Tips mengikuti lelang: tetapkan batas maksimal harga penawaran sebelum ikut lelang dan jangan terbawa suasana saat menawar.
Harga lelang yang kamu bayar belum termasuk biaya lainnya, seperti pajak pembeli, biaya balik nama sertifikat, biaya notaris, dan (kadang-kadang) biaya perbaikan properti. Kalau ini tidak dihitung sejak awal, anggaran bisa membengkak jauh di luar perkiraan.
Tips mengikuti lelang: selalu masukkan estimasi biaya tambahan ke dalam perhitungan, supaya tahu apakah properti tersebut benar-benar layak untuk dibeli atau tidak.

Banyak orang ikut lelang hanya karena tergiur harga murah, tanpa memikirkan tujuan jangka panjang. Apakah properti yang mau dibeli itu ingin ditempati, disewakan, atau dijual kembali? Tanpa strategi yang jelas, properti bisa terbengkalai dan justru jadi tambahan beban finansial pembelinya.
Tips mengikuti lelang: tentukan dulu tujuanmu sebelum ikut lelang. Dengan begitu, kamu bisa memilih jenis properti dan lokasi yang paling sesuai dengan rencana investasimu.

Ikut lelang bisa jadi cara cerdas untuk mendapatkan properti, asal kamu tahu apa yang harus dihindari. Dengan memahami kesalahan dalam mengikuti lelang dan menerapkan tips mengikuti lelang di atas, kamu bisa meminimalkan risiko sekaligus memaksimalkan keuntungan.
Kalau kamu masih ragu atau butuh pendampingan profesional dalam memilih properti hasil lelang, tim MProperty siap membantu. Jadi ayo, konsultasikan rencana pembelian rumahmu bersama MProperty sekarang dan dapatkan properti terbaik dengan proses yang aman!
📩 [email protected]
📞+62 819-1908-0126
Bertindak sekarang atau lewatkan! Beli properti di bawah nilai pasar sekarang.