31/10/2025
Ruko Masih Cuan? Analisis ROI Ruko di 10 Kota Besar Indonesia

Selama beberapa tahun terakhir, banyak investor mulai mempertanyakan: apakah ruko masih cuan di era digital seperti sekarang? Karena dengan maraknya bisnis online dan pusat perbelanjaan modern, beberapa orang menilai ruko sudah bukan lagi “bintang utama” dalam investasi properti. 

Tapi faktanya, data di lapangan menunjukkan hal yang menarik: ruko tetap punya potensi cuan besar, asalkan kamu tahu cara menghitung dan memilih lokasinya dengan tepat. Ayo, mari kita bahas analisis ROI ruko di 10 kota besar Indonesia dan lihat apakah jenis properti ini masih layak jadi pilihan investasi di 2025.


Kenapa ROI Jadi Tolak Ukur Utama dalam Investasi Ruko

Sebelum masuk ke datanya, penting untuk memahami dulu apa itu ROI (Return on Investment). ROI adalah indikator yang menunjukkan seberapa besar keuntungan bersih yang kamu dapatkan dibandingkan modal awal investasi.

Secara sederhana, rumusnya seperti ini:

ROI = (Keuntungan Bersih Tahunan / Total Investasi) × 100%

Contohnya, kalau kamu beli ruko seharga Rp1 miliar dan bisa menyewakannya Rp100 juta per tahun (setelah dikurangi biaya perawatan dan pajak), maka ROI-nya sekitar 10% per tahun. Persentase 10% ini adalah angka yang cukup tinggi dibandingkan banyak jenis investasi lainnya.

Setelah dilansir dari berbagai sumber seperti Aesia Kemenkeu dan Global Property Guide, inilah estimasi kami untuk rata-rata ROI ruko di 10 kota besar Indonesia pada tahun 2025 dan kedepannya:

Kota

Kisaran Harga Ruko (Rp)

Kisaran Sewa per Tahun (Rp)

Estimasi ROI

Jakarta

2 – 10 miliar

150 – 600 juta

6–8%

Surabaya

1,5 – 6 miliar

100 – 400 juta

6–9%

Bandung

1 – 5 miliar

80 – 300 juta

7–10%

Medan

1 – 4 miliar

70 – 250 juta

6–9%

Semarang

900 juta – 3,5 miliar

60 – 220 juta

7–9%

Yogyakarta

800 juta – 3 miliar

55 – 200 juta

7–10%

Denpasar

1,5 – 5 miliar

100 – 350 juta

7–9%

Makassar

1 – 4 miliar

70 – 250 juta

6–8%

Balikpapan

1,2 – 4 miliar

80 – 270 juta

7–9%

Palembang

900 juta – 3 miliar

60 – 200 juta

6–8%

Dari estimasi ini terlihat, Bandung dan Yogyakarta menjadi dua kota dengan ROI ruko tertinggi, disusul oleh Surabaya dan Denpasar. Kedua kota-kota tersebut kami pilih karena memiliki pertumbuhan ekonomi yang kuat, aktivitas bisnis yang ramai, serta tren UMKM yang terus meningkat.


Faktor yang Menentukan Potensi Cuan Ruko

ROI tinggi tentu menggoda, tapi angka itu sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor penting seperti ini:

1. Lokasi dan Aksesibilitas

Ruko yang terletak di pinggir jalan besar, dekat area komersial, atau dekat kampus dan perumahan padat penduduk biasanya memiliki tingkat okupansi tinggi dan harga sewa stabil.

2. Tren Bisnis Lokal

Setiap kota punya karakter bisnis berbeda. Misalnya, ruko di Bandung laris untuk usaha kuliner dan kos-kosan mahasiswa, sementara ruko di Surabaya banyak dimanfaatkan untuk kantor kecil atau toko retail. Menyesuaikan dengan tren lokal bisa meningkatkan nilai sewa properti kamu.

3. Pertumbuhan Infrastruktur

Proyek seperti jalan tol, stasiun baru, dan kawasan industri bisa meningkatkan nilai properti secara signifikan dalam waktu 2–3 tahun. Jadi, jangan cuma lihat kondisi sekarang, lihat juga arah perkembangan kota ke depan.

4. Kondisi Bangunan dan Desain

Ruko yang modern dan multifungsi (misalnya bisa untuk usaha sekaligus tempat tinggal) cenderung lebih diminati penyewa. Selain itu, pemeliharaan rutin juga penting untuk menjaga nilai properti tetap tinggi.


Apakah Masih Layak Berinvestasi di Ruko?

Jawabannya? Ya, tapi tergantung.

Ruko memang tidak lagi “auto cuan” seperti dulu, tapi di lokasi yang tepat, potensi ROI-nya masih sangat menarik, dan bahkan bisa menyaingi apartemen atau rumah tapak.

Faktanya, di tengah tren digitalisasi bisnis, banyak UMKM dan online seller justru butuh ruko untuk dijadikan warehouse, kantor hybrid, atau outlet offline kecil. Fenomena ini membuat permintaan ruko di area strategis tetap stabil bahkan meningkat.

Selain itu, harga tanah komersial di kota besar masih menunjukkan tren kenaikan tahunan sekitar 5–10%, menandakan bahwa ruko masih tergolong aset yang relatif aman untuk investasi jangka panjang.

Kesimpulannya, Ruko Masih Jadi Peluang Investasi yang Menarik

Kalau kamu tertarik berinvestasi ruko, berikut beberapa strategi biar investasimu nggak salah langkah:

  • Pilih area yang sedang berkembang tapi belum terlalu mahal (contoh: pinggiran Jakarta atau kawasan penyangga seperti Bekasi, Tangerang, dan Depok).

  • Lakukan riset pasar sewa di area sekitar untuk tahu potensi ROI yang realistis.

  • Perhatikan legalitas dan status tanah (SHM atau HGB).

  • Hindari ruko di area rawan banjir atau dengan lalu lintas sulit diakses.

  • Pertimbangkan membeli ruko yang bisa difungsikan ganda (mixed-use).

Meski tren bisnis berubah, ruko tetap jadi pilihan investasi yang stabil dan potensial di banyak kota besar Indonesia. Selama kamu melakukan analisis ROI dengan cermat, memilih lokasi strategis, dan memahami tren pasar lokal, investasi ruko masih bisa memberikan hasil yang menguntungkan di 2025 dan seterusnya.

Kalau kamu masih ragu memilih lokasi atau ingin tahu berapa ROI realistis di kota targetmu, tim MProperty siap bantu kamu untuk menganalisa dan merekomendasikan properti terbaik. Konsultasikan rencana investasi kamu bersama MProperty sekarang!

📩 [email protected]

📞+62 819-1908-0126

Artikel Lainnya
Mengapa Memilih MProperty

Bertindak sekarang atau lewatkan! Beli properti di bawah nilai pasar sekarang.

Terpercaya & Terverifikasi
Ketahui dengan siapa Anda bertransaksi. Kami memverifikasi setiap pengguna—pembeli, penyewa, pemilik, agen, dan pengembang—untuk transaksi tanpa khawatir.
Harga Tak Tertandingi
Dapatkan akses eksklusif ke harga di bawah pasar. Basis data kami yang luas memastikan Anda mendapatkan harga terbaik, baik saat membeli maupun menjual.
Memberdayakan Agen
Kami memungkinkan agen untuk membuat situs web dan halaman arahan bermerek mereka sendiri untuk menampilkan keahlian dan listing mereka, menjangkau lebih banyak klien.